Nusantara

DLHK Depok Siapkan Pembangunan RDF Plant di TPA Cipayung

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Depok menyiapkan pembangunan fasilitas Refuse Derived Fuel Plant di TPA Cipayung.

Foto jurnalistik untuk berita DLHK Depok Siapkan Pembangunan RDF Plant di TPA Cipayung

Visual editorial Pena Nusantara (gpt-image-2)

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Jawa Barat tengah menyiapkan pembangunan fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Plant di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipayung. Informasi ini disampaikan berdasarkan laporan yang dipublikasikan Antara pada Minggu, 24 Agustus 2026. Pembangunan fasilitas ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan sistem pengelolaan sampah di wilayah Kota Depok.

RDF Plant merupakan fasilitas pengolahan sampah yang mengubah limbah padat menjadi bahan bakar alternatif. Teknologi ini memproses sampah yang tidak dapat didaur ulang menjadi sumber energi yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan industri. Keberadaan fasilitas semacam ini diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang harus dibuang ke TPA sekaligus menghasilkan nilai ekonomi dari limbah.

TPA Cipayung dipilih sebagai lokasi pembangunan RDF Plant mengingat fungsinya sebagai tempat pemrosesan akhir sampah di Kota Depok. Pemilihan lokasi ini dinilai strategis karena dapat mengintegrasikan proses pengolahan sampah dalam satu kawasan. Namun, detail teknis mengenai luas lahan yang akan digunakan dan kapasitas produksi fasilitas ini belum disampaikan dalam sumber informasi yang tersedia.

Berdasarkan sumber dari Antara, DLHK Depok masih dalam tahap persiapan pembangunan fasilitas tersebut. Informasi mengenai tahapan persiapan yang telah dilakukan, termasuk studi kelayakan, perencanaan teknis, dan anggaran yang dialokasikan belum dirinci secara detail. Proses perizinan dan kajian dampak lingkungan yang menjadi prasyarat pembangunan fasilitas pengolahan sampah juga belum dijelaskan lebih lanjut.

Rencana pembangunan RDF Plant ini sejalan dengan upaya berbagai daerah di Indonesia untuk menerapkan teknologi pengolahan sampah yang lebih modern dan ramah lingkungan. Konsep waste to energy atau pengolahan sampah menjadi energi telah menjadi prioritas dalam pengelolaan persampahan nasional. Teknologi RDF dipandang sebagai salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan penumpukan sampah di TPA.

Kota Depok sebagai salah satu daerah penyangga Jakarta menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah akibat pertumbuhan penduduk yang pesat. Volume sampah yang dihasilkan setiap hari terus meningkat seiring dengan aktivitas ekonomi dan konsumsi masyarakat. Keberadaan RDF Plant diharapkan dapat menjadi terobosan dalam mengurangi beban TPA Cipayung yang selama ini menampung sampah dari berbagai wilayah di Depok.

Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai jadwal pelaksanaan pembangunan RDF Plant tersebut. Pihak DLHK Depok juga belum mengumumkan target waktu penyelesaian proyek dan kapan fasilitas ini dapat beroperasi secara penuh. Informasi mengenai kerja sama dengan pihak swasta atau sumber pendanaan pembangunan juga masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak berwenang.

Masyarakat Kota Depok diharapkan dapat memperoleh manfaat dari keberadaan RDF Plant ini, baik dari aspek lingkungan maupun ekonomi. Pengurangan volume sampah di TPA dapat memperpanjang usia pakai lokasi pembuangan akhir dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, produksi bahan bakar alternatif dari sampah berpotensi membuka peluang ekonomi baru bagi daerah.