Kesehatan

Dokter: Miom Dapat Ditangani Melalui Operasi Tanpa Angkat Rahim

Spesialis kandungan menyatakan penanganan miom kini bisa dilakukan tanpa harus mengangkat rahim pada kondisi tertentu.

Foto jurnalistik untuk berita Dokter: Miom Dapat Ditangani Melalui Operasi Tanpa Angkat Rahim

Visual editorial Pena Nusantara (gpt-image-2)

Spesialis Kebidanan dan Kandungan Eka Hospital MT Haryono dr. Sita Ayu Arumi menyatakan bahwa miom dapat ditangani melalui operasi tanpa harus mengangkat rahim pada kondisi tertentu. Pernyataan ini memberikan harapan baru bagi pasien yang mengalami miom namun masih ingin mempertahankan fungsi reproduksinya. Informasi ini disampaikan sebagai upaya edukasi kepada masyarakat mengenai pilihan penanganan medis yang tersedia untuk kasus miom.

Menurut sumber dari Antara News yang dipublikasikan pada 19 Agustus 2026, dr. Sita Ayu Arumi menjelaskan bahwa pada kondisi tertentu, miom tidak selalu memerlukan pengangkatan rahim secara keseluruhan. Pendekatan medis ini menjadi alternatif penting terutama bagi pasien yang masih berada dalam usia produktif atau memiliki rencana untuk memiliki keturunan di masa mendatang.

Miom atau tumor jinak pada rahim merupakan kondisi yang cukup umum dialami oleh perempuan usia reproduktif. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai gejala seperti nyeri perut, perdarahan menstruasi yang berlebihan, hingga gangguan kesuburan. Namun tidak semua kasus miom memerlukan tindakan operasi pengangkatan rahim atau histerektomi yang bersifat permanen.

Pilihan penanganan miom tanpa mengangkat rahim ini memberikan dampak psikologis yang lebih baik bagi pasien. Banyak perempuan yang merasa khawatir kehilangan fungsi reproduksi dan feminitasnya jika harus menjalani pengangkatan rahim. Dengan adanya alternatif prosedur yang lebih konservatif, pasien memiliki opsi yang lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan medis mereka.

Meskipun demikian, informasi detail mengenai jenis prosedur operasi spesifik yang dimaksud, kriteria pasien yang dapat menjalani prosedur ini, serta tingkat keberhasilan dan risiko yang mungkin terjadi belum dijelaskan secara rinci dalam sumber yang tersedia. Hal-hal tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak rumah sakit atau tenaga medis yang bersangkutan.

Keputusan untuk memilih jenis penanganan miom harus dilakukan melalui konsultasi mendalam dengan dokter spesialis kandungan. Setiap kasus miom memiliki karakteristik yang berbeda, termasuk ukuran, lokasi, jumlah, dan gejala yang ditimbulkan. Faktor-faktor ini akan menentukan metode penanganan yang paling tepat dan aman bagi setiap pasien.

Perkembangan teknologi medis dan teknik operasi modern telah memungkinkan dokter untuk melakukan prosedur yang lebih minimal invasif. Hal ini tidak hanya mengurangi risiko komplikasi pasca operasi, tetapi juga mempercepat masa pemulihan pasien. Informasi dari dr. Sita Ayu Arumi ini sejalan dengan tren pengobatan modern yang mengutamakan pendekatan konservatif dan mempertahankan organ tubuh sebisa mungkin.

Edukasi mengenai pilihan penanganan miom ini penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hak pasien dalam menentukan jenis perawatan medis. Pasien berhak mendapatkan informasi lengkap mengenai berbagai alternatif penanganan, termasuk manfaat dan risikonya, sebelum memutuskan prosedur yang akan dijalani. Komunikasi yang baik antara dokter dan pasien menjadi kunci dalam pengambilan keputusan medis yang tepat.

Eka Hospital MT Haryono sebagai salah satu fasilitas kesehatan swasta di Jakarta terus memberikan layanan informasi kesehatan kepada masyarakat. Penyampaian informasi medis yang akurat dan mudah dipahami merupakan bagian dari upaya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya terkait kesehatan reproduksi perempuan yang masih sering menjadi topik sensitif di Indonesia.