Gambar unggahan redaksi Pena Nusantara
Suasana duka menyelimuti rumah duka mendiang dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau yang dikenal sebagai dokter Icha di Perumahan RSS Baumata, Desa Baumata Barat, Nusa Tenggara Timur. Informasi ini disampaikan oleh CNN Indonesia pada Minggu, 29 Juni 2026, menjelang prosesi pemakaman jenazah dokter yang telah meninggal dunia tersebut.
Dokter Icha dikenal dengan nama lengkap dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni. Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai penyebab kematian maupun kronologi kejadian yang menyebabkan kepergian dokter tersebut. Informasi detail mengenai riwayat kesehatan atau kondisi yang dialami sebelum meninggal masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut dari pihak keluarga atau pihak berwenang.
Lokasi rumah duka berada di kawasan Perumahan RSS Baumata, yang terletak di Desa Baumata Barat. Kawasan ini merupakan bagian dari wilayah Nusa Tenggara Timur, tidak jauh dari pusat kota Kupang. Pemilihan lokasi rumah duka kemungkinan terkait dengan tempat tinggal almarhum atau keluarga besar yang berada di wilayah tersebut.
Berdasarkan sumber dari CNN Indonesia, suasana duka yang menyelimuti rumah duka menggambarkan kesedihan mendalam atas kepergian dokter Icha. Namun, informasi mengenai jumlah pelayat, kehadiran keluarga besar, atau pejabat yang turut melayat belum tersedia dalam sumber yang ada. Detail mengenai aktivitas di rumah duka juga masih terbatas.
Prosesi pemakaman dijadwalkan akan dilaksanakan dalam waktu dekat, meskipun waktu pasti dan lokasi pemakaman belum disebutkan secara spesifik dalam sumber yang tersedia. Informasi mengenai tata cara pemakaman, apakah mengikuti protokol tertentu atau sesuai dengan kepercayaan keluarga, juga belum dapat dikonfirmasi hingga berita ini diturunkan.
Profesi almarhum sebagai dokter menunjukkan bahwa mendiang merupakan tenaga kesehatan yang telah mengabdikan dirinya untuk masyarakat. Namun, informasi mengenai spesialisasi kedokteran yang ditekuni, tempat praktik, atau kontribusi spesifik dalam dunia kesehatan belum dapat diverifikasi dari sumber yang ada saat ini.
Kepergian dokter Icha diperkirakan akan menjadi kehilangan bagi komunitas kesehatan di wilayah Nusa Tenggara Timur, khususnya di kawasan Kupang dan sekitarnya. Meskipun demikian, informasi mengenai reaksi dari organisasi profesi kedokteran atau institusi kesehatan tempat almarhum bertugas belum tersedia dalam liputan yang ada.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari keluarga besar almarhum mengenai kronologi kejadian atau pesan duka yang disampaikan kepada publik. Pihak keluarga tampaknya masih fokus pada persiapan prosesi pemakaman dan menerima kedatangan para pelayat di rumah duka.
Informasi lebih lanjut mengenai detail pemakaman, termasuk waktu dan lokasi persemayaman terakhir, diharapkan akan disampaikan oleh pihak keluarga dalam waktu dekat. Masyarakat yang ingin menyampaikan belasungkawa dapat menunggu konfirmasi resmi mengenai jadwal dan tata cara pelayatan yang akan diberlakukan di rumah duka.

